Aku dan Cahaya

Kulihat cahaya kecil di kejauhan

Sejenak mataku terpicing menangkap kilaunya

Kucoba berjalan dalam gelapnya malam

Terus berjalan menelusuri kesunyian

Kulangkahkan kaki menuju pantulan sinarnya

Dalam hati terus bergumam

Akankah kutemukan sebuah harapan?

Disana, harapan yang mungkin saja bisa kugenggam

Namun, dari dekat cahaya itu tampak meredup

Mungkinkah semuanya hanya ilusi?

Jauh terlihat lalu kian menghilang

Tanpa bayang

Dan aku hanya mampu terdiam

Mengenang indahnya berkilauan

Lalu sirna ditelan kegelapan

Advertisements

6 thoughts on “Aku dan Cahaya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s