Perjalanan Kehidupan

Sebuah perjalanan hidup yang dapat dianalogikan dengan perjalanan kita menuju tempat tujuan. Setiap orang memiliki harapan yang ditujunya masing-masing, segala cara dilakukan agar dapat mencapainya. Meski, pada akhirnya akan tetap berlabuh pada satu tujuan.

Saat menikmati perjalanan dalam kesendirian, dapat kutemukan arti cinta yang sesungguhnya. Cinta terhadap Sang Pencipta, yang telah dengan sempurna menata pepohonan dan jalanan yang terbentang membelah sunyinya keadaan.

Kadang, aku inginkan teman untuk sekedar meramaikan suasana. Tak jarang, berjalan sendirian seringkali aku lakukan. Bukan karena aku tak membutuhkannya, namun itulah saat yang tepat untukku merenungkan tentang sebuah tujuan.

Perjalanan yang menemui liku, terjal, berkelok, dan lurus panjang yang dilewati. Bisa kunikmati dengan sesekali perlunya berhati-hati. Sama halnya, dalam kehidupan yang tidak selalu berjalan mulus, akan ada halangan dan rintangan yang selalu menghadangnya. Namun, tetap harus dihadapi.

Sebagaimana tujuan kita adalah untuk kembali pulang ke negeri keabadian, dimana setiap langkah akan dimintai pertanggungjwaban. Untuk itulah, lakukan apapun yang bisa menjadi jalan kebaikan. Berjalanlah lurus ke depan, tak mengapa sesekali kita lihat keindahan sekeliling yang ditawarkan. Asalkan janga terpana oleh keadaan yang bisa saja menyilaukan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s