Rindu

Saat tak lagi menemukan hangatnya cinta

Sejenak aku terdiam tak bergeming

Tatap mata nanar seolah kehilangan separuh jiwa

Aku merasa diriku jauh, kini semakin jauh

Betapa kotornya diri ini, penuh dengan lumpur dosa

Jika saja Engkau buka aibku, mungkin akan berbau seperti penghuni comberan

Aku malu untuk menengadahkan kepalaku

Bahkan, hanya untuk mengangkat kedua tanganku

Saat menyadari betapa meruginya diri, atas maksiat dan lalai yang kulakukan

Aku seperti merasakan sengatan kalajengking

Panas yang membakar jiwa, mengalahkan segala rasa

Tubuhku lunglai meratapi diri yang hina, terkulai seperti daun tak terkena sinarΒ matahari

Andai saja, galau ini bisa membawaku kembali ke pangkuan-Mu

Menikmati teduhnya hati, damainya jiwa, dan lapangnya dada

Aku rindu aku ingin kembali memohon ampunan-Mu

Rabbi, maafkanlah segala kesalahanku, segala dosaku

Aku kembali bersujud di ujung sajadahku dengan tetesan airmataku

Hanya mengharap Engkau ridho padaku

Advertisements

One thought on “Rindu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s