Bagaimana Bisa, Aku Tidak Jatuh Cinta PadaMu Yaa Allah.

Bagaimana bisa, aku tidak jatuh cinta padaMu Yaa Allah.

NikmatMu yang telah begitu banyak kudapatkan, meski kadang aku
tak mampu mensyukurinya.

Curahan RahmatMu yang terus mengalir membasahi relung hatiku, sehingga membuatnya tenang, tentram dan damai meski hantaman badai kehidupan menerpaku.

Uluran tanganMu yang selalu menyambutku, disaat aku membutuhkan pertolonganMu. Sampai akhirnya aku tenang dan yakin, bahwa Engkau begitu dekat denganku.

Puluhan tahun hidup tak terarah, tidak mengerti mau dibawa kemana diri ini. Tersesat dalam keindahan duniawi, tapi perlahan-lahan Engkau menarik ku untuk kembali menuju jalanMu.

12724901_896019083844327_946167285_n

Bagai busur anak panah yang ditarik kebelakang, untuk kemudian melesat kearah yang tepat. Saat ujian demi ujian tidak menyenangkan yang membuatku menangis dan terluka, tapi dari situlah aku terus mencariMu.

Hingga akhirnya, aku mengerti bahwa inilah caraMu menarik diriku. Mengikuti lagi jalan yang telah terbentang lurus, diperuntukan bagi siapapun yang bertaqwa kepadaMu.

Lalu apa yang aku dapatkah sekarang?

 

Tidak mampu aku menyebutkannya satu per satu, takkan mampu aku menjabarkannya hanya dengan kata-kata yang tertulis dan lisan yang terucap.
Karena sungguh, Nikmat dan KaruniaMu sangatlah luas seolah menyelimuti hatiku yang hanya ingin berharap kepada-Mu.

Dan aku hanya ingin tersenyum bahagia menjalani kehidupan selanjutnya, dengan manisnya iman dan cinta yang terus membara kepadaMu.
In syaa Allah.

Sesungguhnya ujian demi ujian, baik yg menyenangkan atau tidak menyenangkan akan terus menghampiri hingga ruh terlepas dari raga. Tapi, aku Yakin dengan-Mu Yaa Allah.
Aku yakin, Engkau akan membersamaiku dengan kesabaran yang harus terus ku upgrade. Hingga aku pahami, bahwa kesabaran itu tiada pernah berbatas.

Jadi,
Bagaimana bisa, aku tidak jatuh cinta padaMu Yaa Allah.

Sementara, banyak dosa yang telah kulakukan tapi Engkau maafkan. Seringkali aku melupakanMu, tapi Engkau selalu mengingatkanku. Wahai diri yang lalai, sungguh aku malu padaMu Ya Allah.

Sejauh mana langkah kaki ini menyusuri jalanan penuh liku, aku takkan mampu meneruskannya tanpa-Mu. Begitu banyak anak tangga yang telah kulalui, mungkin aku takkan sanggup melihatnya lagi, anadai bukan karena kasih sayangMu.

Duhai Rabb, ampuni aku yang kadang menduakanMu dengan dunia yang kukejar. Maafkanlah aku atas segala kesalahanku. Ganggamlah erat tangaku ya Rabbku, jangan pernah tinggalkan aku meski sekejap mata sekalipun. Tanpa mendapatkan pertolongan dariMu.

Jadikan aku hambaMu yang selalu bersyukur padaMu, bagaimanapun keadaanku.

Jadi,

Bagaimana bisa, aku tidak jatuh cinta kepadaMu?

Yaa muqollibal qulub tsabbit qolbi ala diniik.

Advertisements

14 thoughts on “Bagaimana Bisa, Aku Tidak Jatuh Cinta PadaMu Yaa Allah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s